Ayat ke-2 yang dimulai dengan frasa
(ياأيها الذين أمنوا) adalah QS. Al Baqoroh : 153.
Allah Swt berfirman :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ
"Hai orang-orang yang beriman, meminta tolonglah kalian (kpd Allab) dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."
Imam Thabari mengutip pernyataan Abu Ja'far : "Ayat ini (QS. Al Baqoroh: 153) merupakan pengkhususan dari Allah Swt (kpd kaum mukmin). Allah mengingatkan untuk taat hanya kepada-Nya meskipun hal tersebut tidak disukai menimpa atas jiwa dan harta. Maka Allah berfirman, "Hai orang-orang yang beriman meminta tolonglah dengan sabar dan shalat!" dalam mengerjakan berbagai ketaatan kepada-Ku. Sesungguhnya kalian apabila bersabar (atas berbagai perintah Allah) yg tidak disukai, kalian akan meraih keridloan-Ku. Dan dengan shalat kalian akan sukses meraih pertolongan-Ku serta meraih berbagai kebutuhan kaliam dari-Ku. Karena sesungguhmya Aku bersama org2 yg sabar dalam taat kepada-Ku dan menjauhi maksiat terhadap-Ku.
Lebih lanjut, Imam Thabari menjelaskan bahwa menjalankan berbagai kewajiban dalam pelaksanaan hukum Allah, berlapang dada dalam menerima berbagai perintah Allah, dan jika ada sesuatu yang dibenci oleh kalian. Berupa cibiran dari musuh kalian dari kalangan orang-orang kafir, yang menuduh bahwa kalian telah berbuat kebatilan. Atau berjihad dan berperang di jalan Allah yg menyulitkan badan kalian serta mengurangi harta kalian. Maka bersabarlah atas ketidaksukaan dan kesulitan tersebut.
Rasulullah Saw bersabda:
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
(رواه مسلم)
“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya seluruh urusannya itu baik, dan hal itu tidak dimiliki kecuali oleh seorang mukmin. Apabila dia mendapatkan nikmat dia bersyukur dan itu baik baginya. Dan apabila dia mendapatkan musibah dia sabar dan itu baik baginya.”
(HR. Muslim)
Imam Ibnu Katsir pun menjelaskan bahwa Rasulullah Saw itu apabila menemui hambatan dalam urusannya maka beliau pun melaksanakan shalat. Dan esabaran itu ada 2, yakni sabar dalam ketaatan dan sabar menghindari kemaksiatan. Sabar tatkala ditimpa musibah sudah tercakup di dalamnya.
Lalu, bagaimanakah pahala dari Allah bagi orang-orang yg sabar?
Allah Swt berfirman dlm QS. Az Zumar: 10
إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ
"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas."
Dalam sebuah hadits pun dikisahkan bahwa kelak di Akhirat sebelum dimulai penghitungan amal manusia, ada sekelompok manusia yang berjalan menuju pintu Surga untuk memasukinya. Lalu malaikat mencegat mereka dan bertanya," Siapakah kalian?" Mereka menjawab, "Kami adalah orang-orang yang sabar." Malaikat pun menjawab, "Kalian memang seperti yg kalian ucapkan." Lalu malaikat pun mempersilahkan mereka masuk Surga tanpa penghisaban.
Masya Allah! Betapa besar pahala dari Allah bagi orang-orang yang sabar. Wallohu a'lamu bishshowwab.
Semoga Allah Swt mengaruniai kita keberlimpahan sifat sabar dan menjadikan kita di antara orang-orang yg menegakkan shalat. Aamiin.
===
Komentar
Posting Komentar