Langsung ke konten utama

Keutamaan Mendidik dan Memperlakukan Anak Perempuan dengan Baik

Dari Aisyah r.a., ia berkata : “Seorang perempuan mendatangiku bersama kedua orang putrinya. Ia meminta pemberian dariku tetapi dia tidak menemukan apapun dariku selain sebutir kurma, aku pun memberikan kurma itu kepadanya. Lalu ia mengambil dan membagi kurma itu untuk kedua anaknya, sedangkan ia tidak mencicipinya sedikit pun. Kemudian mereka pergi. Setelah itu Rasulullah Saw menghampiriku, beliau bersabda, “Barangsiapa diuji dengan anak-anak perempuan lantas ia berbuat baik kepada mereka, niscaya mereka akan menjadi penghalang baginya dari siksa api neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Anas bin Malik r.a. berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa menafkahi dua orang anak perempuan hingga dia baligh.  maka dia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan dia dan aku seperti ini.” Seraya beliau menempelkan kedua jarinya (untuk menggambarkan kedekatan, pen.). (HR. Muslim)

Frasa “عَالَ جَارِيَتَيْنِ” : yaitu menanggung kebutuhan hidup serta pendidikannya.

Faidah Hadits:

  1. Pendidikan yang baik bagi anak-anak perempuan merupakan ladang pahala yang sangat banyak. Rasulullah Saw bersabda, “...mereka akan menjadi penghalang baginya dari siksa api neraka.” dan “...dia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan dia dan aku seperti ini. Seraya beliau menempelkan kedua jarinya.” 

  2. Di antara hidayah Islam adalah kasih sayang terhadap anak kecil.

  3. Betapa besar pengorbanan ibu bagi anak-anaknya.

  4. Di antara sifat penting yang harus dimiliki oleh seorang guru (pendidik) adalah kesabaran dalam mendidik anak dan menanggung kesulitan atasnya.

  5. Orang tua wajib bersikap adil terhadap anak-anaknya.

  6. Pendidikan memerlukan waktu yang lama, penuh tantangan, ketekunan, kesungguhan, menghadapi kesulitan, serta membutuhkan kehati-hatian dan kesabaran.

Wallahu a'lamu bishshawwaab.

===========================

Sumber : al 'Arba'una al Jiyad fi Tarbiyati al-Aulad, Syaikh Abdul Aziz bin Muhammad al Huwaithan


Komentar

Populer di Blog Ini

Agar Cinta Menulis

Mencintai pekerjaan adalah sesuatu hal yang sangat penting, begitulah pandangan keumuman kita. Bahkan, keahlian seseorang seringkali dihubungkan dengan kecintaannya pada suatu pekerjaan. Mencintai terlebih dulu pekerjaannya, barulah ada garansi untuk menjadi ahli karenanya. Dunia menulis pun tak luput dari pandangan tersebut. Untuk menjadi penulis, biasanya kita menghubungkannya dengan kecintaan seseorang terhadap aktifitas menulis. Misal, ketika seseorang suka menulis sedari kecil, disimpulkanlah bahwa ia berbakat menjadi seorang penulis. Benarkah mesti demikian adanya? Penulis tidak membantah adanya kesukaan seseorang terhadap menulis sedari kecil. Mungkin memang benar demikian adanya. Penulis pun tak menampik bahwa mencintai menulis adalah sesuatu yang penting. Karena, cinta menulis akan membuat kita enjoy bersamanya. Namun, penulis kurang setuju jika cinta menulis merupakan bakat bawaan sedari lahir. Sehingga, ia tak bisa disemai dan ditumbuhkan. Ada dua hal pokok yang b...

Mengawal Gerakan Literasi

sumber gambar : literasi[dot]jabarprov[dot]go[dot]id. Geliat aktifitas literasi dan kepenulisan generasi muslim belakangan ini memang begitu menggairahkan. Hal ini seolah memberikan banyak harapan dan angin segar kebangkitan. Apalagi dengan berbagai kemudahan fasilitas berkarya dan memublikasikannya. Geliat ini bukan sekedar isapan jempol. Karena sebuah tulisan, konon bisa memberikan pengaruh yang lebih besar dan lebih lama dibandingkan sebuah ucapan. Sehingga sangatlah besar ekspektasi terhadapnya; geliat kepenulisan generasi muslim akan menghantarkan pada geliat kebangkitan Islam.    Sebagaimana aktifitas membaca, sebenarnya aktifitas menulis tidaklah akan menghantarkan pada kebangkitan masyarakat. Karena pada hakikatnya, membaca dan menulis hanyalah bagian dari sarana penyerapan dan penyampaian informasi. Informasi tersebutlah yang akan disimpan sebagai pemikiran di dalam otak kemudian pandangan hidup (aqidah) yang dimiliki setiap insan akan menentukan apakah pe...

Langkah Praktis Menulis Via Blog Mulai dari Nol

Rekan-rekan semua, berikut akan saya paparkan bagaimana tips praktis membuat blog dengan blogger. Mari kita ikuti langkah-langkah berikut : Bagi yang belum punya email, masuk ke  www.gmail.com Pilih  Buat akun   Isi formulir pada tampilan berikut dan ikuti langkah sampai konfirmasi bahwa email sudah aktif.   Jika email sudah aktif, silahkan masuk ke  www.blogger.com Klik  Tambahkan Akun  pada tampilan berikut : Setelah muncul tampilan di bawah ini,  Masukkan email rekan-rekan semua, sebagai contoh saya masukkan email saya ary.smknkadipaten@gmail.com, klik berikutnya, lalu isikan password email rekan-rekan semua. Pilih Buat Profil Google+ lalu ikuti langkah selanjutnya (saya sarankan memakai identitas sesuai KTP, karena kita sedang membuat kartu nama di dunia maya). Sampai muncul seperti di bawah ini atau yang semisalnya (mungkin tampilan berbeda-beda tergantung lengkapnya langkah yang diambil). Lalu, pilih  Lanjutk...

Total Tayangan