Langsung ke konten utama

Seorang Anak Tidak Disanksi Karena Kesalahan Orang Lain




Dari Iyad, dari Abu Rimtsah berkata: "Aku pergi bersama ayahku menemui Nabi Saw. Nabi berkata kepada ayahku, "Apakah ini anakmu?' Ayahku menjawab, 'Iya, demi Tuhan Ka'bah, sungguh benar'. Nabi Saw bersabda, 'Benar.' Kemudian Rasulullah Saw tersenyum, tertawa karena keserupaanku dengan ayahku dan karena sumpah ayahku tentang aku. Lalu beliau bersabda, 'Ketahuilah bahwa anak ini tidak menanggung jinayah karenamu, dan kamu tidak menanggung jinayah karenanya.' Kemudian Rasulullah Saw membaca ayat (Al-An'am:164): "Dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain." (HR. Abu Daud, An-Nasa’i. Disahihkan oleh Ibnu Hibban, Al-Hakim, Abdul Malik Al-Mulaqqin, dan Al-Albani. Sanad hadits ini shahih).
Jinayah : Dosa dan kemaksiatan yang harus dikenai sanksi atau qishash. 
Beberapa Faidah Hadits :

  • Seorang anak tidak dihukum karena jinayah yang dilakukan ayahnya dan orang tua pun tidak dihukum karena jinayah yang dilakukan anaknya.
  • Seseorang tidak akan dihisab selain atas perbuatan yang dilakukannya. Allah Swt berfirman.

وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ
"...dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain." (TQS. Al-An'am: 164)
  • Keadilan Islam itu bahkan kepada anak kecil dengan tidak menghukum mereka atas kesalahan orang lain, meskipun atas kesalahan ayahnya.
  • Pendidik itu tidak boleh menzalimi anak didiknya karena kesalahan orang lain.
  • Di antara kesalahan dalam mendidik adalah menyamakan orang yang bersalah dengan orang yang tidak bersalah.

Wallahu a'lamu bishshawwaab.

================================================

Sumber : al 'Arba'una al Jiyad fi Tarbiyati al-AuladSyaikh Abdul Aziz bin Muhammad al Huwaithan

Komentar

Populer di Blog Ini

Agar Cinta Menulis

Mencintai pekerjaan adalah sesuatu hal yang sangat penting, begitulah pandangan keumuman kita. Bahkan, keahlian seseorang seringkali dihubungkan dengan kecintaannya pada suatu pekerjaan. Mencintai terlebih dulu pekerjaannya, barulah ada garansi untuk menjadi ahli karenanya. Dunia menulis pun tak luput dari pandangan tersebut. Untuk menjadi penulis, biasanya kita menghubungkannya dengan kecintaan seseorang terhadap aktifitas menulis. Misal, ketika seseorang suka menulis sedari kecil, disimpulkanlah bahwa ia berbakat menjadi seorang penulis. Benarkah mesti demikian adanya? Penulis tidak membantah adanya kesukaan seseorang terhadap menulis sedari kecil. Mungkin memang benar demikian adanya. Penulis pun tak menampik bahwa mencintai menulis adalah sesuatu yang penting. Karena, cinta menulis akan membuat kita enjoy bersamanya. Namun, penulis kurang setuju jika cinta menulis merupakan bakat bawaan sedari lahir. Sehingga, ia tak bisa disemai dan ditumbuhkan. Ada dua hal pokok yang b...

Mengawal Gerakan Literasi

sumber gambar : literasi[dot]jabarprov[dot]go[dot]id. Geliat aktifitas literasi dan kepenulisan generasi muslim belakangan ini memang begitu menggairahkan. Hal ini seolah memberikan banyak harapan dan angin segar kebangkitan. Apalagi dengan berbagai kemudahan fasilitas berkarya dan memublikasikannya. Geliat ini bukan sekedar isapan jempol. Karena sebuah tulisan, konon bisa memberikan pengaruh yang lebih besar dan lebih lama dibandingkan sebuah ucapan. Sehingga sangatlah besar ekspektasi terhadapnya; geliat kepenulisan generasi muslim akan menghantarkan pada geliat kebangkitan Islam.    Sebagaimana aktifitas membaca, sebenarnya aktifitas menulis tidaklah akan menghantarkan pada kebangkitan masyarakat. Karena pada hakikatnya, membaca dan menulis hanyalah bagian dari sarana penyerapan dan penyampaian informasi. Informasi tersebutlah yang akan disimpan sebagai pemikiran di dalam otak kemudian pandangan hidup (aqidah) yang dimiliki setiap insan akan menentukan apakah pe...

Langkah Praktis Menulis Via Blog Mulai dari Nol

Rekan-rekan semua, berikut akan saya paparkan bagaimana tips praktis membuat blog dengan blogger. Mari kita ikuti langkah-langkah berikut : Bagi yang belum punya email, masuk ke  www.gmail.com Pilih  Buat akun   Isi formulir pada tampilan berikut dan ikuti langkah sampai konfirmasi bahwa email sudah aktif.   Jika email sudah aktif, silahkan masuk ke  www.blogger.com Klik  Tambahkan Akun  pada tampilan berikut : Setelah muncul tampilan di bawah ini,  Masukkan email rekan-rekan semua, sebagai contoh saya masukkan email saya ary.smknkadipaten@gmail.com, klik berikutnya, lalu isikan password email rekan-rekan semua. Pilih Buat Profil Google+ lalu ikuti langkah selanjutnya (saya sarankan memakai identitas sesuai KTP, karena kita sedang membuat kartu nama di dunia maya). Sampai muncul seperti di bawah ini atau yang semisalnya (mungkin tampilan berbeda-beda tergantung lengkapnya langkah yang diambil). Lalu, pilih  Lanjutk...

Total Tayangan